Ciri-ciri Keguguran, Bumil Muda Wajib Tahu!

Mengalami peristiwa keguguran pasti menjadi hal yang sangat menyakitkan, terutama bagi seorang ibu yang menantikan kelahiran anak pertama. Selain berdampak secara fisik, keguguran juga menimbulkan trauma psikis yang melukai hati seorang ibu. Oleh sebab itu, setelah mengalami peristiwa menyedihkan tersebut, seorang ibu harus mendapatkan perhatian dan pemulihan fisik lebih dari sebelumnya.

hamil1

Pada kondisi keguguran, jaringan janin atau calon bayi yang keluar dari rahim tidak bisa diselamatkan karena faktor tertentu. Biasanya keguguran rentan terjadi di masa awal kehamilan antara 2 minggu hingga 1 bulan setelah diketahui positif hamil. Jadi, sangat penting juga bagi seorang wanita yang tengah hami atau berencana hamil untuk mengetahui ciri-ciri keguguran yang umum terjadi saat usia janin masih 1 bulan. Berikut adalah 7 diantaranya!

hami1

1. Pendarahan

Salah satu ciri keguguran yang paling umum dialami adalah dengan terjadinya pendarahan. Pendarahan bisa berada di tingkat ringan hingga berat meskipun usia janin masih terbilang muda. Pendarahan itu ditandai dengan munculnya bercak coklat di bagian celana dalam yang jika diamati beberapa saat kemudian menjadi darah. Pendarahan tersebuut bisa terjadi karena janin sudah terlepas dari rahim dan seorang ibu juga harus segera mendapat penanganan dari dokter setelah bercak merah memenuhi pembalut sebelum waktu 1 jam.

2. Terdapat Darah yang Beku

Biasanya pendarahan akan diawali dengan munculnya darah beku yang berwarna coklat, hingga kemudian menjadi berwarna merah. Gumpalan darah yang keluar dari vagina pasti menimbulkan rasa sakit yang harus segera mendapat penanganan. Jika benar gumpalan darah yang keluar adalah berasal dari janin yang gugur, maka seorang ibu harus segera mendapatkan tindakan kuret untuk membersihkan jaringan di sekitar rahim. Risiko lain jikja tidak segera dikuret akan menimbulkan berbagai penyakit kehamilan lainnya.

3. Mual dan Muntah

Keguguran bisa menimbulkan reaksi yang berlebihan bagi seorang ibu. Diantaranya adalah gejala mual dan muntah yang menyebabkan rasa tidak nyaman. Gejala mual dan muntah termasuk dalam morning sickness, akan tetapi mual disertai muntah juga bisa menjadi reaksi alami tubuh saat janin sudah tidak bisa diterima rahim.

4. Sangat Lelah

Tidak hanya kehamilan yang bisa membuat seorang ibu merasakan lelah. Setelah keguguran pun, rasa lelah justru akan timbul lebih hebat karena kondisi seseorang tersebut baru saja mengalami pendarahan yang tidak biasa. Rasa lelah juga bisa disebabkan adanya zat asing yang munculĀ  karena dampak keguguran.

5. Demam Tinggi

Sisa jaringan yang masih tersimpan di dalam rahim bisa menjadi zat asing yang memengaruhi kondisi seorang wanita yang baru saja mengalami keguguran. Hal inilah yang kemudian memicu demam tinggi pada seorang ibu.

6. Jaringan Dari Vagina

Keluarnya jaringan lunak atau berbentuk seperti gumpalan dari dalam vagina merupakan tanda keguguran. Seorang ibu pasti bisa merasakan pendarahan yang tidak normal tersebut dan harus segera mendapat penanganan. Jika tidak, pendarahan bisa menyebar ke organ reproduksi lainnya dan bisa menyebabkan gangguan di kemudian hari.

7. Nyeri Perut

Perut melilit tentu akan menimbulkan rasa tidak nyaman bagi ibu hamil. Hal tersebut sudah lumrah terjadi, sehingga umumnya tidak begitu disadari sebagai gejala keguguran. Namun, nyeri perut yang sangat hebat bisa menjadi petanda kondisi serius pada bagian perut sang ibu. Selain itu, area sekitar panggul juga mudah merasakan lelah serta nyeri yang luar biasa.